Security Manager Training Gada Utama, Peserta Diajari menembak

lintaspolitik

LINTASPOLITIK,COM - PT. Diana Abadi Santosa (DAS) kembali menyelenggarakan security manager training kualifikasi Gada Utama ke-13 di Hotel Fairfield By Marriot Surabaya.  Gada Utama ke-13 diikuti 52 peserta dari para manager pengamanan berbagai daerah Jawa-Bali.  Gada Utama ke-13 dilaksanakan mulai Minggu (10/07/2022) dan ditutup pada Jumat (15/07/2022).

Hadir di penutupan Gada Utama  Direktur Binmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, Ketua Umum BPD Abujapi Jatim Rudi Dwi Santoso, serta Ibu Ike Diana selaku direktur DAS Academy.

Sebagai dasar dari sebuah profesi berbasis resiko pada sector keamanan, Gada Utama bertujuan untuk menghasilkan manajer satuan pengamanan yang memiliki sikap mental, kepribadian, kesamaptaan fisik dan kemampuan pemecahan masalah pengamanan dalam lingkup tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam keterangan persnya direktur DAS Academy Ike Diana Maretha, mengatakan bahwa peserta tidak hanya menerima materi kelas saja tetapi juga diberikan pengetahuan tentang senjata api dan latihan menembak. Latihan menembak tersebut dilaksanakan di Detasemen Gegana Polda Jatim.

Pelatihan ini diharapkan peserta mempunyai pengetahuan untuk diaplikasikan pada perusahaan masing –masing mereka berasal.

“pelatihan Gada Utama tertuang dalam Perkap 24 tahun 2007 dan Perpol no 4 tahun 2020 tentang sertifikasi kompetensi bidang keamanan khsusunya manajer keamanan. Penyelengaraan sudah diatur semua oleh Perpol Kapolri. Setiap anggota satuan pengamanan ataupun pelaksana menjalankan kegiatan pengamanan harus memiliki sertifikasi dan kompetensi di bidang keamanan maka dengan  ini akademi DAS menyiapkan para manager pengamanan wajib memiliki kompetensi di dalam melaknsakan tugas pengamanan”, Ketua Umum BPD-ABUJAPI Jatim Rudi Dwi Santoso, SH.MH kepada awak media.

Rudi Dwi Santoso yang juga sebagai CEO DAS Academy menambahkan, Gada Utama digelar agar pelaksanaan dalam system pengamanan di suatu area atau perusahaan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

“DAS sudah melahirkan 13  angkatan, dan peserta yang ke 13 diikuti oleh 53 manajer”, imbuh Rudi Dwi Santoso.

Rudi juga menyampaikan bahwa untuk kegiatan outdoor, peserta diberi pengetahuan teori dan praktek menembak.

Dalam Amanat Kakorbinmas Baharkam Polri yang dibacakan oleh Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengatakan bahwa Polri menyadari dalam pemeliharaan kamtibmas tidak bisa dilakukan sendiri. Sumber daya yang dimiliki oleh Polri sangat terbatas jika dibandingkan dengan tantangan yang dihadapi. Kehadiran Satpam sebagai salah satu bentuk Pam Swakarsa membantu Polri dalam melaksanakan tugas kepolisian terbatas sesuai dengan Peraturan Kepolisian No.4 Th 2020 tentang Pam Swakarsa.

Kombes Pol Asep Irpan Rosadi di sela-sela pidatonya mengajak para manajer peserta Gada Utama untuk tetap memakai masker di ruangan maupun di luar ruangan  terkait COVID-19 yang belum usai. Kombes Pol Asep Irpan Rosadi menghimbau peserta tetap menghidupkan aplikasi peduli lindungi.

“Rekan rekan dapat menerapkan ilmu yg diperoleh di Gada Utama”, Kata Kombes Pol Asep Irpan Rosadi.

Kombes Pol Asep Irpan Rosadi berharap pelatihan Gada Utama  mampu menghadapi tantangan sebagai penjamin dalam pengendalian resiko dari ancaman atau gangguan keamanan yang berlangsung dari proses bisnis. (amy)