Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Untuk 1000 Pencari Kerja
Surabaya, LINTASPOLITIK.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Tahun 2022 bakal menempatkan Pemulihan Ekonomi Lokal melalui pengembangan Inovasi Produk, Jasa Industri Kreatif dan Pariwisata sebagai prioritas utama. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Surabaya tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022, Kamis (14/10/2021).
Wakil Walikota Surabaya Armuji mengatakan, Pemkot Surabaya akan memfasilitasi pelaku usaha mikro dengan cara promosi dan pemasaran, yang menetapkan rancangan anggaran sebesar Rp 5,68 Miliar.
“Nanti direncanakan Pemerintah Kota Surabaya memberikan Fasilitasi Promosi dan Pemasaran bagi 5.220 Pelaku Usaha Mikro dengan Rancangan Anggaran Rp 5,86 Miliar,” tuturnya.
Pria yang akrab disapa Cak Ji ini juga mengatakan akan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dengan menyiapkan bimbingan atau pelatihan bagi 1000 pencari kerja.
“Selain itu Pemerintah Kota Surabaya juga menyiapkan bimbingan bagi 1000 Pencari Kerja sebagai upaya meningkatkan Kompetensi Sumber daya manusia,” tambahnya.
Cak Ji menegaskan, penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi sebagai Prioritas APBD Tahun Anggaran 2022 diutamakan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.
Pada pidato dalam rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya, Armuji memprediksikan Rancangan APBD tahun 2022 untuk kekuatan APBD naik sebesar 3,4 Persen dari tahun sebelumnya menjadi Rp 10,17 Trilliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan akan naik sebesar 7,4 Persen menjadi Rp 9,3 Trilliun.